travel guide: Seputar Bandung Barat

Tak harus berkutat dengan kemacetan di pusat kota, hidup udara segar saja di sebelah barat kota.

Naskah & Foto: Ayu ‘Kuke’ Wulandari

Bandung punya banyak sisi. Untuk penikmat alam, coba bergeser sedikit saja ke arah Kabupaten Bandung Barat menjauhi pusat Kota Kembang. Di sana bisa ditemukan hawa segar dan pemandangan alam yang bisa dinikmati sambil bertualang kecil-kecilan. Dua hari di akhir pekan bisa menjadi pilihan menjejaki obyek-obyek wisata yang tersebar di kabupaten yang baru berusia 9 tahun ini. Setelah itu, bisa juga melipir ke Kota Cimahi untuk membeli oleh-oleh.

Destinasi KBB - Curug Cimahi

HARI PERTAMA

Curug Malela

Bersiaplah berangkat kira-kira pukul 05.00 pagi. Destinasi pertama adalah air terjun dengan tinggi 60 meter dan lebar 70 meter. Jaraknya sekitar 75 kilometer dari Kota Bandung. Perlu berkendara lebih-kurang 4 – 6 jam ke arat barat – barat daya dengan rute: Bandung – Cimahi – Batujajar – Cihampelas – Cililin – Cipongkor – Sindangkerta – Gununghalu – Rongga – Perkebunan Teh Montaya – Desa Cicadas – Lembur (Kampung) Manglid.

Selagi berada di Manglid, jangan lewatkan mencicipi nasi liwet di Warung Abah Karma. Warung ini kerap dijadikan tempat menitipkan kendaraan oleh pengunjung yang tidak ingin roda-roda sepeda motor mereka terjebak dalam lumpur di sepanjang jalan menuju area parkir terakhir. Penganan di sini memang tidak bisa dipesan dadakan. Namun bisa disiapkan untuk makan siang sekembalinya dari air terjun.

Kampung Ikan Bakar Ciminyak

Bisa dicapai setelah berkendara 1,5 jam dari Curug Malela ke arah timur. Cukup banyak rumah makan apung di sekitar Jembatan Ciminyak, Jalan Raya Rancapanggung Cililin. Umumnya para pengunjung menikmati berbagai sajian berbahan ikan air tawar segar di atas genangan air Waduk Saguling yang tidak sepanjang tahun menggenangi area tersebut. BIla hari masih terang dan cerah, pemandangan yang ditawarkan cukup apik. Makanannya pun dipatok tidak terlalu mahal: satu panci nasi liwet (untuk 6 orang) dihargai Rp 60 ribu, satu bakul nasi putih (untuk 6 orang) diharga Rp 23 ribu, ikan gurami Rp 80 ribu per kilogram, ikan nila Rp 35 ribu per kilogram.

Citarum Purba

Sekiranya belum lewat pukul 14.00 atau 15.00, perjalanan dapat dilanjutkan ke arah Cipatat, sekitar 1,5 jam berkendara dari Cililin ke arah utara. Terdapat gua purbakala Sanghyang Poek, yang terasnya dialiri Sungai Citarum Purba. Kondisi air di daerah tersebut masih sangat bersih. Selain segarnya air dan udara di sana, para penyuka ragam bebatuan dan gejala kebumian akan cukup terpuaskan selama berada di sana. Apalagi bila mengingat kondisi 293 kilometer Citarum yang telanjur termahsyur dengan predikat tercemarnya.

Stone Garden

Pilihan bila waktu lebih pendek dan tidak terkejar ke Citarum Purba, ada Taman Batu atau lebih dikenal dengan bahasa asing, yakni Stone Garden, yang berada di Citatah, Padalarang. Daerah pegunungan kapur in imemang dipenuhi bebatuan yang tersebar, sehingga terlihat seperti sebuah taman batu. Dari salah satu bukit tertinggi pun terlihat pemandangan khas seputar Cipatat, seperti sawah, Gunung Masigit, dan pabrik-pabrik. Tak jauh dari Taman Batu, ada juga Gua Pawon. Menjadi penjelajahan kecil sembari menghirup udara segar.

Lembang

Agar dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman dalam lingkung sejuk alami, Lembang dapat dijadikan pilihan untuk bermalam. Waktu tempuh normal berkendara dari Cipatat kurang dari 2 jam. Jajaran pepohonan yang masih memenuhi perbukitan sekitar Gunung Tangkubanparahu dan Gunung Burangrang siap menyegarkan mata di pagi hari.

Destinasi KBB - Curug Malela

HARI KEDUA

Curug Cimahi

Jika ingin merasakan kesegaran aliran air yang berasal dari Gunung Sunda atau Gunung Tangkubanparah, salah satu tempat yang bisa disinggahi adalah Curug Cimahi, atau yang kini dikenal kalangan muda sebagai Curug Pelangi. Jaraknya tak sampai 30 menit berkendara apabila sebelumnya Anda bermalam di sekitar Jalan Sersan Bajuri. Selain perlu menyiapkan baju ganti, ada baiknya menyiapkan kaki untuk perjalanan turun dan naik. Sebab, dalam perjalanan kembali ke gerbang utama, ada 500 lebih anak tangga yang harus didaki.

Curug Tilu

Air terjun lain yang dilalui aliran Cimahi dan dapat dicapai dalam waktu kurang dari 1 jam adalah Curug Tilu. Berada dalam kawasan wisata terkelola bernama Ciwangun Indah Camp (CIC). Medan tempuhnya berbeda, bukan lagi tangga-tangga buatan, melainkan jalan tanah dan sesekali naik-turun bebatuan, yang merupakan produksi letusan dua gunung api di masa silam. Bila cermat saat melintasi sungai, terlihat bagian dasarnya berwarna hitam. Hal ini menunjukkan arah aliran lava.

Buah Tangan Ala Cimahi

Selain memiliki bentang alam menarik di beberapa sudut, Cimahi – lazim dikenal sebagai Kota Militer dan Kota Industri – mempunyai penganan khas yang dapat dibawa pulang sebagai buah tangan. Sebut saja kue semprong yang dapat diperoleh di Jalan Encep Kartawiria Nomor 35 RT 02 RW 03. Berada tepat di samping kantor Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi. Juga bandrek Hanjuang yang pusatnya di Jalan Cihanjuang Nomor 208, Cibabat, Kota Cimahi.

 


Media: Travelounge edisi Desember 2016